Selasa, 02 Juni 2009

MENGELOLA EMOSI

Menurut kamus popular, pengertian emosi adalah perasaan: kemampuan jiwa untuk merasakan gejala sesuatu yang disebabkan oleh rangsangan dari luar seperti : rasa sedih, susah, marah, kesusilaan. Berdasarkan pengertian tersebut, tarnyata bahwa pengertian emosi sangat luas. Umumnya, kita sellau mengidentikkan emosi dengan marah. Emosi meliputi rasa sedih, marah, gelisah, bahkan sampai kepada masalah kesusilaan.

Orang yang pemarah merupakan orang yang emosional. Demikian pula dengan orang yang mudah tersentuh dan menangis juga merupakan orang yang emosional. Begitu luas pengertian emosi ini sehingga setiap ekspresi kehidupan yang dilakukan oleh setiap manusia merupakan wujud dari emosinya.

Kita sering mengalami keadaan, sedih, marah, susah, bingung, sentimental, romantis, dan sebagainya. Pelampiasan emosi itu dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang dilakukan dengan marah-marah, menangis, memukul, berteriak, melankolis dan sebagainya. Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam menumpahkan emosinya. Kalau kita sedang terkena emosi, apa yang harus dilakukan.

Pertama. Kenali perasaan kita. Marah, sedih, susah, kecewa, dan sebagainya merupakan hal yang selalu kita alami sepanjang hari. Keadaan itu selalu silih berganti menghinggapi perasaan kita. Akan lebih mudah bagi kita untuk mengendalikan semua perasaan itu apabila kita sadar dengan keadaan kita. Banyak orang yang emosi dan menumpahkannya dalam bentuk marah-marah. Demikian pula dengan orang yang sedang bersedih, kita lebih banyak menumpahkan perasaan itu dengan menangis. Saat anda menangis atau ketika anda sedang marah-marah cobalah untuk segera menyadari akan hal itu. Terlalu lama dengan kemarahan atau dalam kesedihan tak baik untuk perkembangan jiwa kita. Hal yang paling sulit dilakukan adalah berhenti marah. Namun bila kita sadar akan hal itu semua akan terasa lebih mudah.

Kedua. Cari penyebabnya. Emosi bisa terjadi karena berbagai hal. ada yang bersifat personal seperti watak dan sifat kita yang memang emosional. Tapi ada juga yang disebabkan faktor dari luar. Kalah dalam sebuah pertandingan. Cita-cita yang tak terwujud, impian yang tak kesampaian. Atau hasrat yang tak terpenuhi dapat menjadi penyebab rasa emosi. Karena hal-hal kecil tak jarang bisa membuat orang bertengkar. Perdebatan yang saling menuduh, menghujat, atau menghina juga bisa menjadi penyebabnya. Bahkan rasa cinta yang tak berbalas dapat menjadikan seseorang emosional. Karena itu, sangat baik bagi kita untuk selalu mengenali apa penyebab rasa emosi itu. Bagi orang yang mudah mengenali penyebab emosinya, akan lebih mudah untuk mengatasi rasa emosi itu.

Ketiga. Mencari cara untuk mengatasi emosi. Perasaan emosi harus kendalikan. Emosi yang tak terkendali akan memberikan pengaruh tidak hanya bagi diri kita sendiri, tetapi juga bisa melibatkan lingkungan kita. Bila rasa marah yang tak terkendali menjangkiti kita, seringkali kita mengakibatkan kerusakan, kesulitan, dan efek yang besar bagi diri dan lingkungan kita. Ketika marah atau sedih, atau kecewa, kita melampiaskannya dengan berbagai cara. Tindakan yang diambil pun seringkali tidak disadari. Apa saja yang ada dihadapan kita, bisa dijadikan sebagai alat untuk menumpahkan rasa emosi. Apalagi kalau sedang marah. Siapa saja yang ada di depan kita sering menjadi sasaran. Hal ini mengakibatkan pelampiasan emosi melibatkan begitu banyak orang. icai.blogdetik.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar